Didirikan pada tahun 1730 oleh Nicolas Stohrer—pastry chef pribadi Raja Louis XV—Stohrer memegang predikat sebagai toko patisserie tertua di Paris yang masih beroperasi hingga kini. Terletak di Jalan Montorgueil, toko ini bukan sekadar tempat makan, melainkan sebuah situs bersejarah yang menyimpan kemewahan era lama. Interiornya yang memukau merupakan karya murid Paul Baudry, seniman tersohor yang mendekorasi Opéra Garnier.
Selama berabad-abad, Stohrer telah menjadi "kiblat" bagi pencinta kudapan manis maupun gurih. Keistimewaannya terletak pada komitmen mereka untuk menyajikan segala sesuatunya secara fresh dan buatan sendiri (in-house). Beberapa menu ikonik yang wajib dicicipi antara lain:
- Rum Babas: Dessert legendaris yang diciptakan langsung oleh sang pendiri, Nicolas Stohrer.
- Puits d’amour: Kue tradisional yang bermakna "sumur cinta".
- Religieuses: Kue sus klasik dengan sentuhan gaya lama.
- Vol-au-vent: Hidangan gurih yang sangat istimewa.
Saat ini, di bawah naungan keluarga Dolfi, Stohrer tetap setia menjaga warisan leluhur mereka. Dengan memadukan kekayaan sejarah dan keahlian tim pastry chef profesional, mereka terus melestarikan semangat kejayaan pastri Prancis agar tetap hidup di masa kini.
Nicolas Stohrer bukan sekadar pembuat kue biasa; ia adalah koki pastri kepercayaan Stanislas Leszczynski (Adipati Lorraine sekaligus mantan Raja Polandia). Putrinya, Marie Leszczynska, kemudian dipersunting oleh Raja Louis XV dari Prancis. Di sinilah sejarah besar dimulai.
Salah satu kontribusi terbesarnya bagi dunia kuliner adalah penemuan Rum Baba. Legenda menceritakan bahwa Raja Stanislas sempat mengeluh karena kue Kouglof (brioche khas Alsace) miliknya terlalu kering. Dengan kreatif, Nicolas menyiram kue tersebut dengan anggur Tokay atau Malaga, yang kemudian digantikan dengan rum. Penemuan tak sengaja ini pun menjadi resep legendaris yang mendunia.
Selain Rum Baba, Nicolas juga merupakan otak di balik terciptanya berbagai kue klasik Prancis lainnya, seperti:
- Tarte crème Chiboust
- Puits d’amour
- Religieuse gaya tradisional.
Nicolas Stohrer adalah sosok visioner yang mengubah cara kerja koki pastri selamanya. Ketika ia membuka toko di rue Montorgueil, ia membawa konsep modern ke dunia perdagangan dengan menawarkan aneka kreasi kue sus (choux) dalam berbagai bentuk.
Ia juga menjadi pelopor yang menyatukan berbagai keahlian kuliner yang sebelumnya terpisah. Di bawah satu atap, ia menggabungkan seni:
- Pembuatan pastri dan kembang gula (confectionery).
- Pemanggangan kue dan pembuatan wafer.
- Pembuatan waffle dan roti rempah (spiced bread).
Berkat Nicolas, profesi koki pastri berevolusi dari sekadar pembuat "pai gurih" menjadi seniman yang menguasai segala jenis makanan manis. Meski begitu, ia tidak meninggalkan keahliannya dalam membuat Vol-au-vent yang sangat masyhur, yang hingga hari ini masih membuat warga Paris rela mengantre di toko nomor 51 rue Montorgueil.
AI Website Generator